Merdeka.com - Kisruh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri tak kunjung usai. Terlebih, pasca penangkapan salah satu penyidik KPK Novel Baswedan oleh Bareskrim, lembaga antirasuah tersebut mempunyai wacana akan memakai penyidik dari unsur militer.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen M Fuad Basya mengatakan, TNI siap jika pemerintah dan KPK meminta prajurit TNI sebagai penyidik. Sebab, aparat militer tidak hanya berurusan dengan perang. Fuad melanjutkan, TNI juga memiliki aparat penegak hukum yang mumpuni.
"Di TNI ada ahli hukumnya, polisi militernya, penuntutnya juga ada, bahkan ada mahkamah militernya. Semua ahli dalam bidang hukum dan penyelidikan kasus," ujarnya.
Meski demikian, kata Fuad, semua itu hanya untuk membantu pemerintah. Dia menegaskan, prajurit TNI akan bersikap profesional bila ditempatkan di posisi apapun.
"TNI prinsipnya membantu pemerintah, kita siapkan semuanya, kapan saja diminta kita siap, KPK butuh berapa kita punya," pungkasnya.
Biar tambah rame....!!!
BalasHapus